#1 Sadarlah Tentang Tingginya Nilai Diri Kamu
Pernah gak guru kamu bilang bahwa dari ratusan juta sel dari ayah yang masuk ke indung telur ibu kamu lalu hanya ada satu sel yang akan berhasil menjadi pemenangnya?
Yup dan itu adalah KAMU!
![]() |
| Sperma dan Sel Telur |
Kamu adalah pemenang dari ratusan juta kontestan yang berusaha untuk menjadi yang terbaik. Coba tanyakan lagi pada guru biologi kamu betapa keras dan kejamnya lingkungan yang dihadapi oleh “calon kamu yang dulu” ketika berusaha melewati tantangan-tantangan sebelumnya akhirnya sampai ke rahim ibu kamu. Hanya kontestan dengan kemampuan super lah yang mampu memenangkan persaingan ini. Kita yang “mampu” hadir di dunia ini adalah para pemenang yang telah berhasil mengatasi tantangan-tantangan besar tersebut.
Jadi, sang pemenang tidak akan jatuh oleh hal-hal kecil yang tidak penting seperti anggapan negatif orang lain terhadap status kamu yang masih men-jomblo. Lagipula, jomblo itu bukanlah akhir dari segalanya. Hanya waktu nya saja yang belum tiba.
Ada sebuah cuplikan lirik lagu dari Agnes Monica yang mewakili cerita ini:
“Bukan cintanya yang terlarang…hanya waktu saja belum tepat…merasakan semua…sebaiknya janganlah terjadi…nanti putih cinta membuktikan…dua insan tak dapat dipisahkan…”
#2 Tetapkan Ambisimu
Manusia tidak hanya terdiri dari badan namun juga diisi dengan jiwa. Maka tetapkanlah ambisi kamu sekarang, yakni keyakinan dan cita-cita.
Hal yang menjadikan manusia sebagai seorang manusia bukan karena sekedar wujudnya yang berbentuk manusia, namun juga karena faktor-faktor immateriil (tak dapat dilihat) yang dimilkinya. Keyakinannya yang teguh pada Allah SWT, cita-cita yang selalu diimpikan, dan kebaikannya kepada orang banyak itulah yang mampu membuat manusia itu hidup bahkan selalu hidup di dalam ingatan orang banyak karena jasa-jasanya meski ia telah tiada.
Jangan pernah beranggapan menjadi seorang seperti B.J. Habibie yang membangun industri pesawat terbang nasional berteknologi tinggi di dunia pada masanya merupakan hal mustahil bagi kamu. Jika ada yang mengatakan bahwa kelak Habibie yang masih duduk di bangku sekolah dasar saat itu akan menjadi seorang teknokrat ternama dan menjadi seorang presiden maka pasti orang-orang yang mendengarnya pasti tertawa karena tak percaya.
![]() |
| B. J. Habibie |
Ini hanyalah masalah waktu untuk membuktikan kualitas diri masing-masing. Dan dalam kehidupan yang sekali ini, kesempatan untuk menggapai apapun dan setinggi apapun dari cita-cita itu masih terbuka lebar. Dan ini adalah waktumu, dan itu SEKARANG!
#3 Lihat Lebih Dekat
Hitam-Putih. Di banyak kejadian, sering ada kenyataan yang berbeda jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda pula. Memang banyak sekali sederetan kisah-kisah manis dari mereka yang memiliki pacar, mulai dari makan bersama, minum bersama, hingga melihat sunset di tepi pantai bersama.
![]() |
| Yin dan Yang |
Ya memang hal-hal seperti itulah yang membuat kita iri. Namun jika kamu bisa mengetahui cerita lain dari kisah berpacaran maka banyak hal yang membuatnya jadi lebih pahit dibanding menjadi seorang jomblo karena memang pacaran itu adalah sebuah hubungan yang dijalin pada saat yang tidak tepat. Masa galau yang tidak berkesudahan, kuliah yang berantakan, hingga berujung pada tindakan teror atau bunuh diri. Semua itu karena melakukan hal-hal yang tidak tepat dengan cara yang tidak tepat pada waktu yang tidak tepat.
Islam telah jauh-jauh memperingatkan semua umat manusia ini bahwa satu-satunya cara menjalin hubungan kaum Adam-Hawa adalah dengan menikah. Tujuan dari setiap hubungan itu adalah untuk saling menenteramkan satu sama lain dengan rasa cinta yang telah Allah anugerahkan kepada setiap insan yang ini juga menjadi salah satu karunia terbesar yang Dia anugerahkan kepada umat manusia.
Itulah 3 cara ampuh agar menjadi seorang jomblo yang bahagia. Jangan lah memandang status single itu dari sebelah mata. Ada banyak kebaikan yang perlu Anda ketahui dibalik menjadi pribadi yang mandiri. Semoga bermanfaat.



No comments:
Post a Comment